Semangat Baru….

Halo semua…. maaf lama ga update… lama ngilang soalnya… sekarang saatnya COCO RABBIT bangkit memeriahkan dunia perkelincian tanah air… tunggu posting kami berikutnya ,,,!!!!

Salam hangat

KOKO

Differensiasi Bisnis

Jika pengelolaan kelinci berada dalam satu kelompok, ada baiknya kelompok tersebut membagi konsentrasi ke dalam beberapa bidang bisnis. Di kelinci, selain penggemukan, juga bisa dimainkan bisnis di sektor pembibitan, kuliner, pembuatan pakan, pembuatan pupuk organik, serta kerupuk kulit kelinci.

kuncinya adalah kreativitass…

Bangun lagi…

Lama juga aku tertidur dari bisnis kelinci… Bukan kenapa2… tiba2 saja aku dapat modal hibah dari pemerintah buat budidaya kentang. Dan selama berbulan2 aku hanya berkutat dengan kentang. Dan sekarang, setelah kentang habis, aku kembali melirik kelinci, yang dunianya sudah cukup lama hilang….

Buat teman2, maaf  lama tidak kasih kabar, tapi Insya Allah sekarang dah mulai tertata. Selain soal modal yang mulai kelihatan, -maklum biz panen kentang- wawasan soal pasar pun mulai terbuka.

Tapi sepertinya aku tidak mau berjudi terlalu besar, artinya aku tidak akan main di bisnis kelinci hias. Bukan berarti bisnis ini prospeknya jelak, tidak, ini masalah intuisi saja. Saya hanya ingin fokus di kelinci pedaging, yang saya sudah bisa melihat pasarnya.

Mohon doanya ya….

Persiapan Kandang (blank)

new chapter (blank)

Susahnya Memulai

Sesuatu yang diperoleh dengan susah payah akan susah pula hilangnya. Mengukir dia atas batu hasilnya tidak akan bisa diraih dalam 1 atau 2 menit, tapi akan bisa kekal, kecuali ada force majeur. Nah, begitu juga dengan kandang kelinciku. Harus bersabar dulu sebulan beternak ayam buat ngumpulin modal, baru bisa berdiri, itupun ndompleng pekarangan tetangga, itupun masih harus menunggu berebulan2 untuk menghasilkan cash-in.

So… semua upaya telah dilakukan, tinggal menunggu tanggal mainnya saja.

Membentuk Kelompok

Sepertinya aku harus segera meredam egoku untuk mengesampingkan yang namanya kelompok. Meskipun akan lebih repot jadinya jika nantinya aku mengurusi banyak orang, tapi tanpa itu aku akan kesulitan juga untuk memperoleh modal. Informasi dari bos didik bahwa ada dana 200 juta-an dari deptan yang siap disalurkan sebaiknya segera kurespon saja. Bikin proposal, bikin business plan, bikin kelompok, serta menanamkan pengertian-pengertian diantara orang2 yang aku rekrut. Meskipun aku yang kerja dan jika cair nanti dana itu untuk kelompok, dan aku harus ikut bertanggung jawab atas kelancaran angsuran anggota-anggota kelompok yang lain, tapi ya beginilah the best possible-nya. Sebaiknya aku membandingkan kehidupanku dengan saudara2 di Gaza misalnya, jadi meski memonitor banyak hutang tapi masih bisa bersyukur. Habisnya mo gimana lagi? Masak jualan es cendol dulu baru bisnis kelinci?

Dan sepertinya pula aku sudah harus mulai mencermati perkembangan berita perkelincian di tanah air, karena ada internet yang mudah diakses disini. Blog ini juga akan mulai aktif menampilkan info2 aktual di salah satu page-nya. Untuk artikel sementara masih mencomot punya orang, tapi nanti seiring berjalannya waktu mudah2an artikel2 yang tampil atas hasil karya Mas Koko sendiri.

Huh… capek banget ga mulai2… ayo semangat!!!!! Buat semua pengunjung blog ini, mohon doanya ya biar segera jalan… Amin…